Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2009

Belajar dari Sang Elang

Sahabat…
Di alam ini terdapat beberapa fenomena
yang mungkin jarang menggelitik pemikiran dan hati
Adalah fenomena hidup Elang…
Transformasi sang Elang
Yang sarat makna kehidupan..
Mari bersama-sama, lihat lebih dekat...

Elang adalah unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia.
Umurnya bahkan mampu mencapai 70 tahun.
Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu,
elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada usianya yang ke-40.
Mengapa???

Karena ketika elang berusia 40 tahun,
cakarnya mulai menua,
paruhnya menjadi panjang dan membengkok
hingga hampir menyentuh dadanya.
Sayapnya sangat berat karena bulu-bulu telah tumbuh sedemikian lebat dan tebal,
sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.

Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan:
Menunggu kematian,
atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan!
Suatu proses transformasi panjang…
selama 150 hari.

Elang harus berusaha keras
terbang ke atas puncak gunung
untuk membuat sarang di tepi jurang,
berhenti dan tinggal disana
selama proses transformasi berlangsung.

Apa yang dilakukan elang selama proses transformasi tersebut?

Pertama, elang harus mematuk-matukkan paruhnya pada batu karang,
sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya.
Setelah itu, dia berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru.
Setelah tumbuhnya paruh baru
ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya
Dan ketika cakar-cakar baru telah tumbuh,
ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu.
Kemudian, elang harus menunggu lima bulan untuk menumbuhkan bulu-bulunya.

Sungguh suatu proses yang panjang dan menyakitkan!

Jika elang berhasil melampaui masa-masa sulit itu,
Ia mulai dapat terbang kembali..
Dengan paruh, cakar, dan bulu yang baru...
elang menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!


Sahabat,
Apa yang dapat diambil dari Sang Elang?
Dalam kehidupan ini..
kadang diperlukan untuk melakukan suatu keputusan yang sangat berat
untuk memulai sesuatu proses pembaharuan.

Berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat,
meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.
Rela meninggalkan perilaku lama
agar dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan.
Hanya bila bersedia melepaskan beban lama..
dan membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru..
maka kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang terpendam,
mengasah keahlian baru
dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan..
akan ada dihadapan Anda.

Halangan terbesar untuk berubah
terletak dalam diri sendiri...
Hanya ada satu orang yang mampu menggagalkan perubahan dan impian Anda.
Siapakah dia?
Anda biasa melihatnya di depan cermin...

Andalah sang penguasa atas diri Anda.
Apapun dapat Anda ubah bila Anda mau!
Jangan biarkan masa lalu menumpulkan kehidupan dan melayukan semangat Anda.
Anda adalah elang-elang itu.
Perubahan pasti terjadi.

Mulai dari hari ini, selangkah demi selangkah..
Bertekadlah untuk selalu menjadi seorang lifelong learner
Yang mau selalu mengambil pelajaran dari manapun dan kapanpun dengan cara apapun
Yang selalu mau berubah demi semua yang Anda sayangi

Masa depan cerah menanti, Sang Elang
Bersiaplah!


> diadaptasi dari catatan sahabatku, Deny Rahmana www.facebook.com dengan beberapa perubahan yang diperlukan
http://misc.feedfury.com



Read More ..

Sabtu, 22 Agustus 2009

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

Friends, ada tulisan unik nich dari Mario Teguh.. Yuk kita Simak bareng untuk kemudian direnungkan, sebenarnya kita termasuk yang mana?

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
By Mario Teguh


Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk
memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan
orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai
orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan
waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh
menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Henry (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian
menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang
bodoh.


PERTANYAAN :
> Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??


KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...

Stay Super.....

Salam,
Mario Teguh...


mmmm... sudah coba direnungkan?
hehehe.. pertama kali saya membaca tulisan Mario Teguh diatas, rasanya ingin tertawa seperti mbah Surip Ha.. Ha.. Ha.. mentertawakan diri sendiri, atas apa yang selama ini terjadi pada diriku di sekitarku.

Memang benar, semua pilihan ada di tangan kita masing-masing. Bukankah Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum sampai kaum tersebut mengubah diri mereka sendiri? Kita tak bisa menyalahkan siapapun atas nasib yang kita alami, semua tanggung jawab ada di tangan kita. Kalau pingin mengubah nasib, ya harus bertindak SEKARANG!

Saya ingin berubah SEKARANG. Bagaimana dengan Anda?




Read More ..